Tradisi dalam Keilmuan Komunikasi

Prof Rachmah Ida saat menyampaikan kuliah di Fisip Uniar Prodi Medkom, Selasa (15/8/2017)

Oleh: Prof Rachmah Ida,Ph.D (Kuliah mulai pukul 16.20 WIB)
Dosen ini mulai membeberkan tentang teori komunikasi yang menurutnya meliputi “Ontologis Teori, dan “Epistemologis Teori (etik yang ada dalam terori)”.

Di bagian lain ia menyinggung soal “advance teori” yang menurutnya dominan pada “face communication”.

Dalam tradisi keilmuan. Komunikasi multi disipliner dan tidak punya gand teori komunikasi. Komunikasi (proses interaksi dan traksaksi)

Komunikasi sendiri, menurut dia, sebenarnya dari empat ilmu dasar, yakni pertama sosiologi. Kedua psikologi, ketiga, lahir 1951 saat perang dunia kedua. Dasarnya propaganda politik. Sebab politik adalah omongan, ujaran. Keempat karena pengaruh dari antopologi.

Karena komunikasi tidak punya “grand teori”, maka komunikasi sebenarnya berada dalam berbagai pertemuan sosial.

Pernyataan Identitas
Selain membeberkan tentang komunikasi secara teori, guru besar ini, juga sempat menceritakan tentang pentingnya pernyataan identitas diri. Sebab hal penting dalam komunikasi menurutnya adalah menggambarkan dalam sebuah ujaran sehingga bisa dipahami oleh orang lain.

Ia menceritakan bahwa di luar negeri mempertanyakan identitas diri merupakan hal biasa. Sebab identitas bukan hanya pada bentuk dan pakaian yang digunakan, akan tetapi, substandi yang sebenarnya.

“Bisa saja saya berkapaian seperti perempuan, tapi sebenarnya laki-laki,” katanya sembari mencontohkan kasus Dorce.

Wilbur Schramm: pendiri studi komunikasi.
Ia merupakan politikus di Amerika, yang berkepentingan untuk memasarkan gagasannya agar diterima masyarakat, sehingga ia mau yang ia inginkan.

Ia kemudian membuka sekolah “School of Jurnalism”. Di Indonesia komunikasi awalnya di UGM, lalu IPB

Wilbur selanjutnya berpindah dari IOWA ke Illinois (Reserch Centre of Mass Communication at Illinois). Wilbur kemudian, pindah ke Unbana Univ: (Communication Study).

Teori Evolusi (European Beginnings Of Communication Study)
> Charles Darwin: Evolutionaty Theory
> Sigmund Freud: Psychoanliysis Theory
> Karl Marx: Capitalism Theory

The Rise of Traditional in Communication Study
> Chicago school
> Frankfurt school
> Palo Alto School (kom kelompok)
> Horald D Lasswell (Teori Psikologi analitik)
> Carl I Hovland (juga interpersonal)

Perkembangan Studi Komunikasi di Amerika (The Growth of Communication Study in America).
> The Chicago school
> Harold Lasswell
> Paul F Lazarsfeld
> Kurt Lewin
> Carl I Hovland
> Norbert Wiener
> Claude E Shannon & Information Theory. (Dirangkum oleh Abd Aziz)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: