Vihara Avalokitesvara Simbol Kerukunan Umat Beragama

“Tidak ada gunanya perbedaan agama dipermasalahkan, karena agama merupakan keyakinan tiap-tiap pribadi, dalam menjalin hubungan antara manusia dengan Tuhannya,”. Kalimat inilah yang disampaikan Ketua Yayasan Vihara Avalokitesvara, Dusun Candi, Desa Polagan, Kecamatan Galis, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kosala Mahinda kepada ANTARA saat ditanya tentang perlunya menghormati keyakinan masing-masing individu dalam beragama. Keyakinan bahwa agama merupakan sesuatu yang sangat individu dalam hubungannya antara manusia dengan Tuhan … Lanjutkan membaca Vihara Avalokitesvara Simbol Kerukunan Umat Beragama

“Bin Sabin” Tanda Kepemilikan Masyarakat Madura

“Kak, jhek ngarek e dinnak, badheh bin sabinah/ mas jangan nyabit rumput disini, itu ada bin-sabin,” kata Sunairiyah kepada suaminya Aspurah, pagi itu. Sunairiyah lalu menunjuk kepada daun pohon siwalan yang ditancapkan di tanah yang banyak rumputnya di sebuah pinggir jalan di Dusun Madurasa, Desa Gagah, Kecamatan Kadur, Pamekasan. “Mak iyeh ongghu lek, mayuh ngalle dek essak beih/ iya benar ayo kita pindah kesana saja,” … Lanjutkan membaca “Bin Sabin” Tanda Kepemilikan Masyarakat Madura

Bekas Kraton Bangkalan Jadi Milik Pribadi Warga

Oleh: Abd Aziz Bangkalan, 27/12 – Bekas Kraton Bangkalan, di Kampung Sak-Sak Tengah, Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan, Madura, Jawa Timur, diklaim sebagai milik pribadi warga bernama Hansyen Woing. Hansyen mengklaim sebagai pemilik sah bangunan kuno yang dulunya bekas Kraton Bangkalan itu berdasarkan bukti sertifikat yang ia kantongi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat. “Bangunan itu sudah menjadi milik pribadi saya, dan saya telah mengantongi sertifikatnya … Lanjutkan membaca Bekas Kraton Bangkalan Jadi Milik Pribadi Warga

Batik Tulis Pamekasan Berkibar dari Desa Klampar

Oleh Abdul Aziz Sambil bersandar ke tiang bale-bale yang ada di halaman rumahnya, Indah (24) warga Kampung Banyumas, Desa Klampar, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Madura ini dengan tekun menuliskan “mangkrengan” sebuah alat tulis dalam membatik ke sebuah kain putih. Perempuan lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan ini sudah menjadikan batik nafkah hidup sehari-hari. “Sudah sejak kelas 3 SD saya sudah belajar membatik. Jadi meski … Lanjutkan membaca Batik Tulis Pamekasan Berkibar dari Desa Klampar

Kesenian Tradisional Macapat Terancam Punah

Oleh Abd Aziz “Ingsun amamiti anebut asma Yang Sukmo. Rahman mura ing dunya kabhe, Rahim ase ing akherat. Ing sakihi kang amaca ‘Laila ha Illallah Muhammadun Rasulullah”. Kidung berbahasa Jawa yang dibacakan pujangga Suwamah, warga Desa Larangan Tokol, Kecamatan Larangan, ini mengawali tembang dalam sebuah hajatan yang digelar warga setempat di desa itu. Kakek yang sudah berusia 70 tahun ini terlihat sangat serius membacakan kata … Lanjutkan membaca Kesenian Tradisional Macapat Terancam Punah